Monday, 22 June 2015

Makalah Budidaya Buah Manggis

BAB I
                                                   PENDAHULUAN

A.      Latar Belakang
            Seorang turis dari Siberia, sebuah daerah dekat Kutub Utara berkunjung ke Indonesia daam rangka mengisi masa iburannya. Ini kunjungan pertama kali dia ke luar negeri dan negara yang dikunjunginya adalah daerah tropis yang terletak di Khatulistiwa dengan ciri khas mengalami musim panas sepanjang tahun dan tentu amat berbeda sekali dengan negeri asalnya yang sepanjang tahun diliputi musim dingin.
            Sebelum ke Indonesia dia sudah mempelajari buku-buku yang berhubungan dengan Indonesia. Seuruh pengetahuan tentang Indonesia, baik karakteristik masyarakatnya yang ramah, makanan khas serta berbagai jenis buah-buahan dipelajari dengan sempurna. Tentu dia merasa yakin sekali pengetahuan tentang Indonesia sudah sangat sempurna merutnya.
            Salah satu yang membuat dia penasaran dan ingin sekali menikmati adalah buah manggis yang di ceritakan sebagai buah yang amat manis, berbuah sepanjang tahun tanpa mengenal musim. Bentuknya seperti buah apel namun manisnya beratus kali lipat lebih manis dari apel.
            Dia menginap disebuah hote. Hari pertama kedatangannya langsung memesan sekeranjang buah manggis kepada pelayan hote. Setelah menerima pesananya keudian dia bertanya kepada pelayan hotel. “benar ini buah manggis yang terkenal sangat manis itu? “ “benar Tuan inilah buah manggis” Jawab pelayan hotel.
            Kemudia turis tadi membawa buah manggis itu ke kamarnya. Dengan tidak sabar, langsung dia memakan buah manggis seperti memakan buah apel, yang di makan adalah kulitnya dan tentu saja sangat pahit rasanya. Dia langsung memuntahkannya kemudian sambil marah-marah, dia panggil pelayan hotel. “Anda telah menipu saya, ini bukan buah manggis.” Dengan gugup pelayan hotel menjawab “Benar, Tuan inilah buah manggis. Mengapa Tuan ragu?”
            Dengan wajah kesal, turis itu berkata , “kalau benar ini buah manggis, berarti penipu semua orang Indonesia, penipu profesor yang mengarang buku tentang manggis. Kata orang, buah manggis itu manis dan enak. Lo kok ini pahit?” “oh begini cara makannya Tuan” “ya seperti makan buah apel, saya cuci buah manggis ini dan langsung di makan, memangnya ada yang salah?”
            Pelayan hotel senyum-senyum. Lalu menjelaskan lagi, “bukan begitu, Tuan! Buah manggis tidak sama dengan buah apel. Jangan makan kulitnya. Yang di makan itu isi dalamnya Tuan!”
            Pelayan hotel memberikan contoh cara memakan buah manggis dan sang turis mencontohyan. Setelah buah manggis di makan dengan cara yang benar, si turis tersenyum sambi berkata, “luar biasa, teryata buang manggis itu benar-benar manis dan enak.”
            Cerita tersebut memberi gambaran kepada kita bahwa pengetahuan tentang sesuatu tidaklah cukup hanya membaca, terkadang apa yang kita baca beda dengan kenyataannya. Makan buah manggis terkenal manis kalau tidak tahu caranya malah jadi pahit, lalu bagaiaman dengan cara berbudidayanya manggis kalau hanya tahu “kulitnya”?
            Pada bagian berikutnya dari buku ini di bahas tekhnik budidaya dan manfaat, baik sebagai komoditas menguntungkan maupun pandangan kesehatan atau manfaat manggis untuk kesehatan.    

B.            Rumusan Masalah
            Berdasarkan latar belakang masalah, dapat di rumuskan masalah penelitian sebagai berikut:
1.        Bagaimana cara budidaya buah manggis?
2.        Apa manfaat buah manggis bagi kesehatan?

C.           Tujuan
1.    Memenuhi syarat ujian sekolah yang di selenggarakan oleh sekolah.
2.    Untuk menambah pengetahuan yang lebih luas.

D.           Manfaat
1.    Dari hasil membuat karya ilmiah dapat di jadikan sebagai bahan referensi.
2.    Dapat menanbah hasil penelitian dan wawasan tentang budidaya.    

E.            Metode
1.      Membaca   
Metode membaca adalah, penulis membaca berbagai sumber yang berkaitan denga buah manggis. Penulis membaca di buku dan dari situs internet. Agar penulis dapat mengumpulkan data yang akurat.
2.      Pengelompokaan data.
Metode pengelompokkan data adalah penulis mengelompokkan data-data yang di dapat dari bebrbagai situs.






















BAB II
PEMBAHASAN

A.          Pembudidayaan Manggis
         Manggis merupakan tanaman berupa pohon yang berasal dari hutan tropis yang teduh di kawasan Asia Tenggara, yaitu hutan belantara Malaysia atau Indonesia. Dari Asia Tengaara, taaman ini menyebar ke daerah Amerika Tenggah, dan daerah tropis lainnya seperti Srilanka, Malaysia, Karibia, Hawaii dan Australia Utara. Di Indonesia manggis di sebut dengan berbagai macam nama local seperti manggu (Jawa Barat) manggus (Lampung) mangguato (Sulawesi Utara) manggista (Sumatra Barat).
a.            Sentra Penanaman.
            Pusat penanaman pohon manggis adalah Kallimntan Timur, Kalimatan Tengah, Jawa Barat (Jasinga, Ciamis dan Wanasaya), Sumatra Barat, Sumatra Utara, Riau, Jawa Timur dan Sulawesi Utara.

b.            Syarat Tumbuh
a)   Iklim
1.    Dalam budidaya manggis angin berperan dalam penyerbukkan untuk tumbuhnya buah. Angin yang baik tidak terlalu kencang.
2.    Daerah yang cocok untuk budidaya manggis adalah daerah yang memiliki curah hujan tahunan 1.500-2.509mm/tahun dan merata sepanjang tahun.
3.    Temperatur udara yang ideal berada pada kisaran 22-23 (kurang derajat celcius)

b)   Media Tanam
1.        Tanah yang paling baik untuk budidaya manggis adalah tanah yang subur, gembur dan mengadung bahan organic.
2.        Derajat keasaman tanah (PH tanah) ideal untuk budidaya manggis adalah 5-7
3.        Untuk pertumbuhan tanaman anggis memerikan daerah denga draniase dan tidak tergenang serta air tanah berada pada kedalaman 50-200m

c.             Ketinggian Tempat
            Pohon manggis dapat tumbuh di daerah dataran rendah sampai ketiggian di baeah 1.000m dpl pertumbuhan terbaik di capai pada daerah dengan ketinggian di bawah 500-600m dpl.
1. Cara Pembudidayaan Manggis
A. Pembibitan.
            Pohon manggis dapat di perbanyak dengan biji atau bibit hasil penyanbungan pucuk dan susuan. Pohon yang di tanam dari biji baru berbunga pada umur 10-15 tahun. Sedangkan yang yang di tanam dari bibt hasil sambungan dapat berbunga pada umur 5-7 tahun.
Persayaratan benih meliputi hal berikut:
a)      Perbanyakkan dengan biji untuk batang bawah. Biji yang akan di jadikan benih di ambil dari buah tua yang berisi 5-6 segmen daging buah dengan 1-2 segmen yang berbiji, idak rusak, brtatnya minimal 1gr dan daya kecambahnya sedikitnya 75%
b)      Pembuatan bibit dengan cara sambungan di perlikan batang bawah dan pucuk (entres) yang sehat. Batang bawah adalah bibit berumur lebih dari  2tahun dengan diameter batang 0,5 cm dan kuitnya berwarna hijau kecokattan.
 6
Penyiapan benih meliputi hal brtikut:
a)      Perbanyakkan dengan biji untuk batang bawah utuk menghilangkan daging buah, rendam buah dalam air bersih selama 1 minggu (2hari sekali air diganti) sehingga lender dan jamur terbuang. Biji akan mengelupas dengan sendirinya dan biji di cuci hingga bersih. Celupkan biji kedalam Fungisida Benlate dengan konsenterasi 39/L selama 20-5 menit Keringkan biji di tempat teduh selama beberapa hari sampai kadar airnya 12-14 %.
b)      Pucuk untuk sambungan berupa pucuk (satu buku) yang masih berdaun muda berasal dari pohon induk yang unggu dan sehat. Dua minggu sebelum penyambungan bagian bidang syaratnya batang bawah dan pucuk di olesi zat pengatur tubuh Adenin kineti denga konsenrasi 500ppm untuk lebih memacu pertumbuhan.

Adapun, cara penyemaian benih sebagai berikut:
a)      Perbanyakkan dengan biji dalam bedengan. Bedengan di buat dengan ukuran lebar 100-120 cm dengan jarak antar bedengan 60-100 cm. Tanah diolah kedalam 30cm, kemudian campurkan pasir, tanah dan bahan organik halus (3:2:1) dengan merata. Persemaian di beri atap jerani atau daun kelapa dengan ketinggian sisi timur 150-175 cm dan sisi barat 10-125cm. Benih di tanam di dalam lubang tanam berukuran 10 x 10 cm dengan jarak tanam 3 x 3 cm. Tutup benih dengan tanah dan selanjutnya bedegan di tutup dengan karung goni basah atau jerami setebal 3cm. Persemaian di siram 1-2 kali sehari, di beri pupuk urea dan SP-36 masing-masing 2 g/tanaman setiap bulan. Setelah berumur 1th, bibit di pindahkan kedalam polybag ukuran 20 x 30 cm berisi campuran tanah dan kompos atau pupuk kandang (1:1). Bibit ini di pelihara sampaai berumur 2th dan siap di tanam di lapangan atau di jadikan batang bawah pada penyambungan.
b)      Penyemaian dan pembibitan di dalam polybag berukura 20 x 30 cm. Satu atau dua benih di semai di dalam polybag 20 x 30 cmyang dasarnya di lubangi kecil-kecil pada kedalaman 0.5-1.0cm. Media tanam berupa cempuran tanah halus. Kompos atau pupuk kandang halus dan pasir (1:1:1). Simpan polybag di bedengan yang sisiya papan atau bilah bamboo agar polybag tidak roboh. Persemaian di siram 1-2 hari sekali dan di beri pupuk urea dan SP-36 sebanyak 2-3g/ tanaman setiap bulan. Bibit ini di peligara sampai berumur 2th dan siap di tanam di lapangan atau di jadikan batang bawah pada penyambungan.


Perbanyakkan dengan penyambungan pucuk melalui cara berikut:
1.      Potong bahan bawah setinggi 15-25cm dari pangkal leher lalu buat celah di ujung batang sepanjang 3-5 cm.
2.      Runcingkan pangkal batang atas sepanjang 3-5 cm.
3.      Selipkan bagian runcing batang atas (pucuk) ke dalam celah barang bawah.
4.      Balut bidang pertauatan batang bawah dan atas dengan tali raffia. Pembalutan di mulai dari atas, lalu ikat ujung balutan dengan kuat.
5.      Tutupi hasil sambungan dengan kantung plastik transparan dan simpan di tempat teduh. Seteah 2-3 minggu penutup di buka dan bibit di biarkan tumbuh selama 3-4 minggu. Balutan dapat di lepas setelah berumur 3 bulan, yaitu pada saat bibit teah bertunas. Setelah berumur 6 bulan bibit siap di pindah tanamkan ke kebun. Selama penyambungan siram bibit secara rutin dan singai gulma.

Perbanyakkan dengan penyambungan susuan melaliu cara berikut:
1.      Pilih pohon induk yang produktif sebagai batang atas.
2.      Siapkan batang bawah di dalam polybag dan letakkan di atas tempat yang lebih tinggi dari pada pohon induk.
3.      Pilih satu cabang (entres) dari pohon induk unruk bahan cabang atas. Diameter cabang lebih kecil atau sama dengan batang bawah.
4.      Sayat batang bawah bawah denga kayunya kira-kira 1/3-1/2 diameter batang sepanjang 5-8cm.
5.      Sayat pula cabang entres dengan cara yang sama.
6.      Satukan bidang syatan kedua batang dan baut dengan tali raffia.
7.      Biarkan bibit susuan selama 5-6 bulan.
8.      Pelihara pohon induk dan batang bawah di dalam polybag dengan intensif.
9.      Susuan berhasil jika tumbuh tunas muda pada puncak batang atas (entres) dan ada pembengkakan (kalus) di tempat ikatan tali.
10.  Bibit susuan yang baru di potong segera di simpan di tempat teduh dengan penyinaran 30% selama 3-6 bulan sampai tumbuh tunas baru. Pada saat ini bibit siap di pindahtanamkan.
2. Pengolahan Media Tanam
            Dalam pengolaha tanam ini , kita akan melalui proses berikut:
1.      Persiapkan: penetapan areal untuk perkerbunan manggis harus di perhatikan faktor kemudahan transportasi dan sumber air.
2.      Pembukaan lahan:
a)      Membongkar tanaman yang tidak di perlukan dan mematikan alang-alang serta menghilangkan rumput-rumput dan perdu dari areal tanam.
b)      Membajak tanah utuk menghilangkan bogkahan tanah yang terlalu besar.

3. Pengaturan Jarak Tanam
            Pada tanah yang kurang subur, jarak tanam di rapatkan, sedangkan pada tanah subur, jarak tanam lebih renggang. Jarak tanam standar adalah 10 m dan di atur dengan cara: (a) sigitiga sama kaki, (b) diagonal, dan (c) bujur sangkar atau segi empat.

4.    Pemupukkan
            Bibit di tanam pada musin hujan, kecuali di daerah yang beririgasi sepanjang tahun. Sebelum tanam taburka , campuran 500gr ZA, 250 gr SP-36 dan 200gr KCI ke dalam lubang tanam dan tutup dengan tanah.

5.  Cara Penanaman
     Cara penanaman meliputi hal berikut:
1.      Pembuatan Lubang Tanam
Buat lubang tanam ukuran 50 x 50 cm sedalam 25cm dan tempatkan tanah galian tanah di satu sisi. Perdalam lubang tanam sampai 50 cm dan tempatkan tanah galian disisi lain. Keringkan lubang tanam 15-30 hari sebelum tanam. Kemudian, masukkan tanah bagian dalam atau (galian kedua) dan masukkan kembali lapisan tanah atas yang telah di campur 20-30 kg pupuk kandang. Jarak antar lubang 8 x 10 m atau 10 x 10 m di hitung dari titik tengah lubang.
2.      Penanaman
Cara menanam bibit yang benar mlalui cara berikut:
a)        Siram bibit di dalam polybag dengan air sampai polybag dapat di lepaskan dengan mudah
b)        Buang sebagian akar yang terlalu panjaang dengan pisau atau gunting yang tajam
c)        Masukkan bibit ke tengah-tengah lubang tanam, timbun dengan tanah sampai batas akar dan padatkan tanah perlahan- lahan
d)       Simpan sampai tanah cukup lembab, dan
e)        Beri naungan yang terbuat dari tiang-tiang bamabu beratap jerami.

6.    Pemeliharaan Tanaman
            Pada proses ini, pembudiaya manggis harus meakukan hal berikut:
1.        Penyiangan. Lakukan penyiangan secara kontinyu dan sebaiknya di lakukan bersamaan dengan pemupukkan dan penggemburannya itu dua kali dalam setahuan.
2.        Peramalan atau pemangkasan. Ranting-ranting yang tumbuh kembar dan sudah tidak berubah perlu di pangkas untuk mencegah serangan hama dan penyakit.
3.        Pemukukkan. Jenis dan dosis pemupukkan anjuran adalah sebagai berikut:
a)      Pohon berumur 6 bulan di pupuk campuran urea, SP-36 dan KCI (3:2:1) sebanyak 200-250gr atau pohon
b)      Pohon berumur 1-3 tahun di pupuk camputan 400-500gr Urea, 650-700gr SP-36 dan 900-1000gr KCI (3:1:2) yang di berikan dalam dua sampai tiga kali.
c)      Pohon berumur 4tahun dan seterusmya dipupuk campuran urea, SP-36 dan KCI (1:4:3) sebanyak 3-6kg. Pohon ditambah 40kg/pohon pupuk kandang. Pupuk di taburkan di dalam larikka/di dalam lubang-lubang di sekeliling batang dengan dameter sejauh ukuran tajuk pohon. Dalam larikkan dan lubang sekitar 10-20 cm, sedangkan jarak antar lubang sekitar 100-150cm.
4.        Pengairan dan penyiraman. Tanaman yang berumur di bawah 5th memerlukan ketersedian air yang cukup dan terum-menerus sehingga harus di siram satu sampai dua hari sekali. Sedangkan pada pohon manggis yang berumur lebih dari 5th, frekuensi penyiraman berangsur-angsur dapat di kurangi.
5.        Pemberian Mulsa. Musa jerami di hamparkan setebal 3-5 cm manutupi tanah di sekeliing batang yang masih kecil untuk menekan gulma, menjaga keembapan dan aerasi serta mengurangi penguapan air.

7. Hama dan Penyakit
            Pembudidayaan yang baik senantiasa memperhatikan tanaman dari serangan hama dan penyakit. Oleh sebab itu, pembudidayaan perlu mengenal hama dan penyait tanaman ini.
            Jenis hama yang kerap menyerang tanaman maanggis adaah ulat bulu. Hama ini melubangi daun. Penyakit yang memyebabkan bercak daun adalah jamur Pestalotia sp, Gloesporium spHeminthosporium sp. Jamur upas pada tanaman manggis di sebabkan oleh Corticium samonicolor Berk.et Br. Hawar benang pada tanaman manggis di sebabkan oeh jamur Maramius scandens Mass Dennis et Reid. Kanker batang pada tanaman manggis di sebabkan oleh jamur Botryophaerisa ribis. Hawar rambut pada tanaan manggis di sebabkan oleh jamur Botryodiplodia theobromae penz. Busuk akar  pada tanaman manggis di sebabkan oleh jamur Fomes noxious Corner.

8. Panen
            Tingkat kematangan sangat berpengaruh terhadap mutu dan daya simpan manggis. Buah panen setelah berumur  104 hari sejak bunga mekar (SBM). Umur panen dan cirri fisik manggis siap panen dapat dilihat berikut:

12
No
Panen
Warna Kulit
Berat
Diameter
1
104 hari
Hijau bintik ungu
80-130 gram
55-60 mm
2
106 hari
Ungu  merah 10-25%
80-130 gram
55-60 mm
3
108 hari
Ungu merah 25-50%
80-130 gram
55-60 mm
4
110 hari
Ungu  merah 50-75%
80-130 gram
55-60 mm
5
114 hari
Ungu merah
80-130 gram
55-65 mm

            Untuk konsumsi lokal, buah di petik pada umur 114 SBM, sedangkan ekspor pada umur 104-108 SBM. Pemanenan diakukan dengan cara memtik atau memotong pangkal tangai buah dengan alat bantu pisau tajam. Untuk mencapai buah di tempat yang tinggi dapat di gunakkan tangga bertingkat dari kayu atau galah yang di lengkapi pisau dan keranjang pada ujungnya. Pemanjatan sering di perlukan karena manggis addaah pohon hutan yang umurnya dapat lebih dari 25th.
            Periode panan pohon manggis di Indonesia pada bulan November sampai Maret tahun berikutnya, adapu, perkiraan produksi panen pertama hanya 5-10 buah atau pohon, kedua rata-rata 30 buah atau pohon selanjutnya 600-1.000 buah atau pohon sesuai dengan umut pohon. Pada puncak produksi, tanaman yang di pelihara intensif dapat menghasilkan 3.000 buah atau pohon dengan rata-rata 2.000 buah atau pohon. Produksi satu hectare (100 tanaman) dapat mencapai 200.000 butir atau sekitar 20 ton buah.

9. Pasca panen
         Pada pasca panen, pembudidaya melakukan hal berikut:
1)             Pengumpulan: buah di kumpulkan di dalam wadah dan di tempatkan di lokasi yang teduh dan nyaman
2)             Penyortiran dan penggolongan: tempatkan buah yang baik,, rusak, dan busuk dalam wadah yang berbeda. Lakukan penyortiran berdasarkan ukuran buah, yaitu besar, sedang, dan kecil.
3)             Penyimpanan: tempatkan buah pada ruangan dengan teperatur 4-6 oC agar buah dapat teteap segar selama 40 hari, sedangkan pada 9-12 oC  tahan samai 33hari.







B. Manfaat Buah Manggis
Manfaat Buah Manggis - Buah yang Merah Keunguan ini memiliki rasa yang Nikmat sehingga tak heran jika banyak orang yang menyukai Buah yang satu ini, Yup Buah Manggis Memiliki Nama Latin Garcinia mangostana yang mana Pohonya Merupakan pohon Hijau Abadi yang hidup di Daerah Tropis yang mana orang mempercayai Pohon ini berasal dari Kepulawan Nusantara, memiliki Pohon yang bisa mencapai hingga 25 Menter. Saat Masak Kulit buah manggis berwarana merah keunguan dan kadang kecoklatan sementara itu Buah di dalamnya berwarna putih, dan ini banyak di Gemari banyak Orang.
1.        Berikut di bawah ini adalah beberapa manfaat buah manggis yang perlu anda ketahui :
a)    Mencegah dan menyembuhkan penyakit - penyakit ganas seperti kanker, diabes dan serangan jantung.
b)   Membantu menurunkan tekanan darah tinggi.
c)    Menjaga tubuh dari berbagai zat dan radikal bebas.
d)   Membantu menurunkan kadar kolesterol yang berlebih pada tubuh kita.
e)    Mengatasi dan menghancurkan penyakit batu ginjal.
f)     Membantu mengatasi gangguan pada saluran pernafasan.
g)   Menjaga saluran kencing.
h)   Sangat cocok dikonsumsi ketika anda sedang melakukan program diet.

2.        Menyembuhkan dan mencegah kanker
 Buah manggis dapat mencegah tumbuhnya sel-sel pada penderita leukimia, menahan laju perkembangan sel pada kanker paru-paru, kanker hati, dan kanker usus.

3.             Mencegah penyakit jantung
 Penyakit jantung dan arteriosclerosis terjadi karena pembuluh darah di sekitar jantung kehilangan elastisitasnya. Dan buah manggis bisa memulihkan kembali elastisitas pembuluh darah melalui antimikorbial dan antioksidan yang dimiliki buah tersebut.
4.             Menyembuhkan asma
Asama tergolong penyakit mematikan akibat kerusakan sistem pernapasan. Buah manggis menjadi obat alternatif yang ideal untuk menyembuhkannya karena memiliki kemampuan melawan infeksi dan mengandung zat-zat yang mengurangi alergis.

5.             Mencegah Penyakit Mematikan.
Buah ini berkhasiat mengatasi penyakit yang dianggap berbahaya seperti diabetes, kanker, arthritis, Alzheimer, penyakit jantung, dan lainnya. Buah manggis memiliki kandungan zat xanthones yang bermanfaat untuk mengatasi penyakit-penyakit yang mematikan seperti di atas. untuk manggis memiliki kandungan zat xanthones yang bermanfaat mengatasi penyakit-penyakit yang mematikan.

6.             Melawan Radikal Bebas. 
Buah manggis mengandung catechins yang terbukti lebih efektif dan lebih berdaya guna dibandingkan vitamin C atau vitamin E dalam melawan radikal bebas yang ada di dalam tubuh kita. Dokter Frederc Templeman yang menulis buku “A Doctor Challenge, A Mangosteen Solution” menyarankan bahwa mengkonsumsi buah manggis setiap hari sebagai makanan suplemen, akan mendapatkan zat antioksidan lebih banyak dibandingkan suplemen manapun yang ditawarkan dalam obat-obatan.

7.             Mengurangi Tekanan Darah Tinggi. 
Hipertensi atau tekanan darah tinggi juga terjadi karena adanya gangguan pada pembuluh darah, dan ini beresiko terhadap penyakit jantung dan stroke. Buah manggis bisa mengatasi hal tersebut, terutama untuk menormalkan berat badan.

8.             Memelihara Pencernaan
Semakin berumur manusia, maka secara alamiah semakin berkurang zat asam di dalam perut. Kondisi ini meningkatkan bakteri di dalam perut sehingga menimbulkan penyakit diare, kemampuan usus menyerap makanan semakin berkurang, dan kelebihan gas. Gejalan-gejala seperti ini bisa diatasi oleh zat xanthones yang terdapat pada buah manggis. Xanthones berkhasiat mengatasi kelebihan bakteri, dan menyeimbangkan kembali kerja perut.

9.             Menjaga Saluran Kencing. 
Secara alamiah sesuai dengan bertambahnya usia, kemampuan otot-otot pinggul pada wanita akan menurun. Dan kondisi ini berpengaruh pada saluran kencing. Demikian juga dengan pria yang akan mengalami pembesaran prostat sesuai dengan bertambahanya usia. Hal ini sering menimbulkan infeksi karena bakteri-bakteri yang tidak berguna tidak bisa dikeluarkan secara menyeluruh melalui saluran kencing. Zat xanthones yang ada pada buah manggis termasuk zat yang mengaktifkan antibakteri.

10.         Mengatasi Gangguan Pernapasan. 
Satu keajaiban zat pembunuh bakteri xanthones yang terdapat pada buah manggis adalah mengatasi gangguan pernapasan.

11.         Mengobati dan Mencegah Diabetes.
Salah satu penyakit kronis yang banyak diderita manusia adalah diabetes. Dan untuk membantu proses penyembuhan disarankan mengkonsumsi buah manggis yang mengandung zat-zat yang menormalkan tekanan darah, memulihkan energi, dan zat yang mengurangi kelebihan gula dalam darah.

12.         Meningkatkan kemampuan mental
Gangguan atau kerusakan otak yang sekarang banyak dialami manusia adalah demensia, Alzherimer, Parkinson, stroke dan lain-lain yang merusak sistem syaraf pusat. Untuk mencegah hal ini, disarankan mengkonsumsi buah manggis yang banyak mengandung zat antioksidan. Zat ini juga mencegah mental degeneration (penurunan kemampuan mental).



13.         Meningkatkan Energi. 
Buah manggis berkhasiat memulihkan stamina. Beberapa orang yang memakan buah manggis secara teratur mengaku mendapatkan energi tambahan saat melakukan kerja keras.   

14.         Menurunkan Kolestrol.
 Kolesterol “jahat” atau LDL (low density lippoprotein) yang berlebihan akan menempel di dinding dan menyempitkan pembuluh darah. Dan kondisi ini bisa dikurangi dengan zat xanthones yang terdapat pada buah manggis. 

15.         Mengatasi Batu Ginjal
Penyakit batu ginjal biasanya dialami oleh lelaki. Untuk mencegah penyakit batu ginjal disarankan mengkonsumsi 3 ons atau lebih buah manggis setaip hari. Mengkonsumsi manggis akan membuat kita lebih sering kencing sehingga dapat mencegah munculnya batu ginjal.

16.         Mencegah Gangguan Penglihatan. 
Katarak dan glukoma adalah gangguan penglihatan akibat radiasi yang menghilangkan protein pada lensa mata. Gangguan ini bisa diatasi dengan menghindari sinar matahari langsung (menggunakan kaca mata) dan mengkonsumsi manggis yang mengandung antioksidan.













BAB III
PENUTUP

A.    KESIMPULAN
Dari berbagai rangkuman di atas, kita peroleh kesimpulan mengenai cara budidaya buah manggis dan berbagai manfaatnya bagi kita.

B.     SARAN
Berdasarkan pembahasan tersebut marilah kita mencoba untuk membudidyakan tanaman manggis karena selain mudah membudidayakannya kita juga memperoleh manfaat yang banyak























DAFTAR PUSTAKA

Warsidi, Edi. 2006, Manggis Buah Eksotik Dari Tropis. Bandung : Sanggabuana.

Source : xamthone-antiaging.com.manfaat manggis bagi kesehatan 20/01/2014

Source : (elitha-eri.net , 20/01/2014 (16.00)







































LAMPIRAN

Description: C:\Documents and Settings\Server\My Documents\goblok\D.jpg
Description: C:\Documents and Settings\Server\My Documents\goblok\manggiss_002.jpg
Description: C:\Documents and Settings\Server\My Documents\goblok\buah-manggis-muda.jpg
Description: C:\Documents and Settings\Server\My Documents\goblok\download (2).jpg
 































1 comments: